6 Cara untuk Menghindari Osteoporosis di Usia Muda

6 Cara untuk Menghindari Osteoporosis di Usia Muda – Penyakit osteoporosis tak hanya dapat menyerang lansia, tetapi juga bisa menyerang siapa saja. Osteoporosis merupakan kondisi pengeroposan deposit qris tulang yang disebabkan oleh berkurangnya kepadatan tulang. Meski secara umum banyak dialami lansia, tidak menutup kemungkinan orang dewasa maupun remaja untuk terkena penyakit ini. Banyak di antara pengidap osteoporosis mengalami kondisi ini karena kelalaian dalam menjaga kesehatan tulang. Padahal, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Kondisi pengeroposan tulang yang tidak kunjung diobati akan menyebabkan patahnya tulang pinggul atau tulang belakang. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan pengeroposan tulang. Seperti berkurangnya produksi hormon, penyakit genetik, dan gaya hidup yang dapat membahayakan kesehatan tulang, semisal jarang berolahraga, merokok, terlalu banyak minum alkohol, soda, dan kafein. Jadi, osteoporosis sebenarnya dapat dicegah dengan gaya hidup sehat yang rutin.

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat  menimbulkan kerapuhan tulang. Osteoporosis biasanya dialami orang yang telah lanjut usia. Namun, pada kenyataannya, osteoporosis juga dapat menyerang usia menengah.  Beberapa gejala yang bisa ditimbulkan oleh osteoporosis ini antara lain rasa nyeri dan sakit pada punggung penderita. Tulang yang rapuh dan keropos bisa menimbulkan cedera saat sedang melakukan berbagai macam aktivitas. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, dari sekitar 200 juta penderita osteoporosis di atas usia 50 tahun, 32,8 persen di antaranya adalah wanita dan 28,3 persen sisanya adalah pria. Dari data tersebut terlihat bahwa osteoporosis lebih banyak diderita wanita. Hal ini disebabkan struktur tulang dan kadar hormon estrogen yang berkurang ketika wanita memasuki masa menopause, hamil, dan menyusui.

Cara untuk Menghindari Osteoporosis

Olahraga

Pada dasarnya, olahraga untuk mencegah osteoporosis dibagi dalam dua bagian, yaitu olahraga yang bersifat weight-bearing dan melatih kekuatan otot. Termasuk dalam weight-bearing slot kamboja adalah tenis, naik tangga, jogging diselingi jalan kaki, dan olahraga yang mencakup gerakan melompat (voli, basket, loncat tali). Untuk para manula, lakukan olahraga taichi dan jalan santai.

Asupan Kalsium

Sudah bukan rahasia lagi bahwa mengonsumsi makanan dan minuman yang  mengandung kalsium tinggi dapat menjaga kesehatan tulang. Selain makanan dan minuman yang mengandung kalsium, dianjurkan juga mengonsumsi vitamin yang mengandung kalsium, terutama pada wanita diatasi 40 tahun dan usia menoupose yang sangat membutuhkan suplemen kalsium. Makanan yang mengandung kalsium tinggi contohnya adalah ikan, kacang-kacangan, dan sayuran.

Konsumsi Vitamin K

Vitamin K termasuk golongan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin ini banyak terdapat pada berbagai bahan makanan, misalnya bayam, brokoli, kacang kedelai, telur, daging, stroberi, sereal, dan minyak sayur. Vitamin K berperan penting dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang, serta menurunkan risiko osteoporosis.

Kurangi Minuman Beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebih terbukti bisa meningkatkan risiko osteoporosis karena dapat mengganggu sistim pencernaan dalam menyerap kalsium. Alkohol dapat memengaruhi kerja pankreas dan hati sehingga berdampak pada kadar kalsium dan vitamin D di dalam tubuh dan pada gilirannya memengaruhi kepadatan tulang.

Meningkatkan Asupan Vitamin D

Vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari yang akan diproses oleh tubuh. Selain itu, vitamin D juga terdapat pada berbagai makanan, seperti ikan tuna dan salmon, susu, jus jeruk, susu kedelai, sereal, hati sapi, keju, dan kuning telur.

Kurangi Merokok

Merokok dapat mempercepat pengeroposan tulang. Rokok menghasilkan radikal bebas yang merupakan senyawa berbahaya penyebab berbagai penyakit. Radikal bebas ini dapat membunuh komponen sel yang seharusnya membentuk tulang yang sehat. Merokok juga dapat meningkatkan hormon kortisol yang dapat melemahkan kerja tulang.
Penyakit: Mengungkap Bahaya

Penyakit: Mengungkap Bahaya yang Mengintai dalam Kehidupan Kita

Penyakit: Mengungkap Bahaya – Penyakit adalah ancaman nyata yang sering kali datang tanpa peringatan. Kita hidup dalam dunia yang dipenuhi dengan berbagai potensi penyebab sakit, mulai dari pola makan yang buruk hingga gaya hidup yang sembrono. Apakah kita benar-benar tahu apa yang mengintai di balik setiap langkah kita? Apakah kita cukup peduli dengan kesehatan kita sebelum semuanya terlambat? Artikel ini akan mengungkapkan sisi gelap penyakit yang sering kali kita abaikan.

Penyakit dalam Era Modern: Serangan yang Tak Terlihat

Dalam kehidupan modern, penyakit bukan hanya masalah mahjong ways 2. Mereka datang dengan cara yang lebih canggih, lebih licik, dan lebih cepat dari yang kita kira. Dari penyakit jantung yang mengintai setiap orang dengan pola makan buruk, hingga kanker yang terus meningkat di berbagai belahan dunia, penyakit kini bukan hanya ancaman, tetapi sudah menjadi bagian dari kenyataan hidup kita. Banyak dari kita yang beranggapan bahwa penyakit hanya menyerang orang lain. Tapi, apakah kita benar-benar yakin bahwa kita aman?

Penyakit Kronis: Penyiksaan yang Perlahan

Beberapa penyakit datang perlahan, menyiksa tubuh kita secara bertahap, seperti diabetes dan hipertensi. Penyakit ini tidak langsung mematikan, tetapi ia menghancurkan kualitas hidup kita. Bayangkan jika Anda harus bergantung pada obat-obatan setiap hari hanya untuk bertahan hidup. Betapa merenggutnya hidup kita saat itu. Penyakit seperti ini tidak hanya mempengaruhi fisik, tetapi juga mental dan emosional kita. Namun, kebanyakan orang baru menyadari dampaknya setelah terlambat, ketika penyakit sudah menjadi “teman akrab” dalam kehidupan mereka.

Infeksi yang Menyebar dengan Cepat

Penyakit infeksi datang dengan lebih cepat dan tak kenal ampun. Flu, demam berdarah, hingga COVID-19 adalah contoh nyata betapa penyakit menular bisa menghancurkan tatanan sosial dan ekonomi dalam waktu singkat. Dalam dunia yang semakin terhubung, penyakit menular bisa menyebar lebih cepat daripada yang kita bayangkan. Anda bisa saja tertular dari orang yang Anda anggap sehat, bahkan tanpa disadari. Begitu Anda terinfeksi, penyakit itu bisa berkembang dengan cepat, dan hidup Anda berubah dalam sekejap.

Polusi dan Lingkungan: Penyebab Penyakit yang Sering Terabaikan

Polusi udara dan pencemaran lingkungan merupakan faktor yang semakin memperburuk kualitas kesehatan kita. Setiap hari kita menghirup udara yang tercemar, tanpa sadar bahwa itu adalah sumber dari banyak penyakit. Penyakit pernapasan, gangguan jantung, hingga kanker paru-paru adalah akibat langsung dari paparan polusi yang terus-menerus. Bahkan, banyak orang yang menganggap udara yang mereka hirup adalah hal biasa, tanpa menyadari bahwa setiap tarikan napas mereka bisa membawa bahaya yang mengancam jiwa.

Gaya Hidup Buruk: Penyebab Utama Munculnya Penyakit

Salah satu faktor terbesar yang menyebabkan penyakit adalah gaya hidup yang buruk. Makanan cepat saji yang penuh lemak, kurang tidur, stres yang berlebihan, serta jarangnya berolahraga menjadi pemicu utama penyakit. Ini adalah pilihan kita sendiri, pilihan yang kita buat setiap hari, dan dampaknya datang lebih cepat daripada yang kita duga. Penyakit-penyakit seperti obesitas, penyakit jantung, stroke, dan bahkan kanker dapat muncul akibat pola hidup yang salah. Mengabaikan kesehatan adalah tindakan yang sangat berbahaya, karena tidak ada jaminan bahwa tubuh kita akan tetap kuat jika kita terus mengabaikan kebutuhan dasarnya.

Penyakit Mental: Ancaman yang Sering Terabaikan

Penyakit mental sering kali diabaikan, dianggap sebagai masalah yang tidak terlalu serius. Padahal, depresi, kecemasan, dan gangguan mental lainnya bisa lebih merusak daripada penyakit fisik. Pikiran yang terganggu bisa menghancurkan hidup seseorang, menghalangi mereka untuk meraih potensi terbaik mereka. Penyakit mental datang tanpa tanda yang jelas, namun dampaknya begitu nyata. Anda mungkin tidak bisa melihatnya secara fisik, tetapi itu ada dan terus berkembang, siap menghancurkan segala yang Anda miliki.

Penyakit adalah ancaman yang tak bisa kita anggap remeh. Dari penyakit infeksi yang menyebar dengan cepat hingga gaya hidup buruk yang menghancurkan tubuh secara perlahan, kita harus membuka mata terhadap potensi bahaya ini. Kesehatan adalah harta yang paling berharga, dan kita harus menjaganya dengan lebih bijak sebelum semuanya terlambat.